Program Kerja Tahun 2010-2011

A. PROGRAM KERJA

  1. Organisasi Sekolah

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

a.       Meningkatkan pelaksanaan organisasi sekolah

Memiliki arsip dokumen dan surat penting yang berhubungan langsung dengan pelaksana operasional.

b.      Menumbuhkan pengertian dalam pelaksanaan ketahanan sekolah

Warga sekolah memahami tugas dan wewenangnya dalam melaksanakan kewajibannya.

 

  1. Kurikulum

SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri menggunakan kurikulum Pendidikan Nasional dan Kurikulum DEPAG yang dikombinasikan dengan program pesantren untuk mewujudkan sistem pembelajaran yang maksimal.

Penyelenggaraan kurikulum menyangkut kegiatan-kegiatan sebagai berikut (lihat lampiran):

a.       Menyusun program pembelajaran

b.      Menyusun pembagian tugas guru

c.       Menyusun jadwal pelajaran

d.      Menyusun jadwal evaluasi belajar

e.       Menetapkan kriteria persyaratan naik/tidak naik kelas, dan tuntas/tidak  tuntas

f.        Menetapkan jadwal penerimaan buku laporan pendidikan

g.       Mengkordinasikan dan mengarahkan penyusunan administrasi pembelajaran

h.       Menyediakan buku kemajuan siswa

i.         Menyusun laporan pelaksanaan pelajaran

 

 

 

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

1)      Meningkatkan pelaksanaan kurikulum

  • Semua tenaga edukatif diwajibkan menguasai kurikulum dan inovatif.

2)      Meningkatkan kemampuan melaksanakan kegiatan belajar-mengajar

  • Guru wajib menyiapkan bahan pelajaran dan memiliki kesiapan mengajar sesuai tuntunan kurikulum yang berlaku.
  • Melaksanakan kegiatan belajar-mengajar sesuai dengan alokasi waktu.
  • Guru mengetahui dan menggunakan berbagai metode dan media pendidikan yang tepat.

3)      Meningkatkan prestasi belajar siswa.

  • Meningkatkan peran wali kelas dalam proses belajar-mengajar, yakni sebagai pengelola, pengurusan, dan pengumpulan dokumen kelas.
  • Meningkatkan peran BP/BK dalam proses belajar-mengajar, terutama  masalah kualitas ibadah dan belajar.
  • Meningkatkan fungsi dan peranan Laboratorium Science dan Laboratorium komputer dalam menunjang keberhasilan KBM.

  1. Ketenagaan

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

a.       Peningkatan pendayagunaan tenaga yang ada.

b.      Setiap petugas harus mengetahui peranan dalam bidang pekerjaannya masing-masing.

 

  1. Ketatausahaan

Tata usaha sekolah mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah yang meliputi kegiatan berikut ini:

a.       Pengelolaan keuangan sekolah

b.      Penataan administrasi guru dan siswa

 

 

 

 

Administrasi Guru Administrasi Siswa
1)  Formasi pegawai

2)  Pemberian gaji berkala

3)  Permintaan izin cuti

4)  Daftar mutasi

1)  Penerimaan siswa baru

2)  Kehadiran siswa

3)  Pengelompokan belajar siswa

4)  Program bimbingan konseling

c.       Penyusunan administrasi perlengkapan sekolah

d.      Penyusunan dan penyajian data/statistik sekolah

e.       Penyusunan laporan pelaksanaan ketatausahaan secara berkala

 

  1. Sarana/ Prasarana

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

a.       Menambah sarana dan prasarana yang belum tersedia

b.      Memanfaatkan sarana yang ada semaksimal mungkin

c.       Memenuhi sarana yang belum tersedia

 

  1. Kesiswaan

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

a.       Pengorganisasian siswa

  • Ada pembagian tugas dan wewenang dalam pembinaan kesiswaan.
  • Peningkatan pembinaan kesiswaan berdasarkan program kerja yang jelas dan terarah.

b.      Kelompok belajar

Menyusun kelompok belajar yang dapat menunjang aktivitas belajar siswa.

c.       Pengadministrasian pembinaan kedisiplinan

Menyusun administrasi pembinaan kedisiplinan melalui indikator kehadiran siswa.

d.      Kegiatan ektrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan berdasarkan program yang jelas dan terarah serta tidak mengganggu kegiatan belajar.

e.       Peranan guru dan wali kelas dalam pembinaan kesiswaan

Memiliki program kegiatan pelaksanaan pembinaan kesiswaan dengan halaqoh/mentoring.

 

 

  1. Hubungan dengan Masyarakat

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

  • Menumbuhkan pengertian dan tanggung jawab pendidikan dikalangan masyarakat.
  • Mensosialisasikan program sekolah melalui rapat orang tua.

 

  1. Pengawasan dan Evaluasi

Adapun yang menjadi skala prioritas program yaitu:

  • Pengawasan dilaksanakan secara periodik sesuai dengan fungsi dan kepentingannya.
  • Pemantapan hasil pengawasan/evaluasi.

 

Selain program kerja yang menyangkut keorganisasian, terdapat juga program unggulan atau program khusus, diantaranya:

1. Program Pendidikan

Alokasi kegiatan Belajar-mengajar di SMP Muhammadiyah Program Bina Unggul Putri adalah sebagai berikut:

a.       Kurikulum Agama Islam, meliputi Qur’an Hadits, Tauhid, Akhlaq, Fiqih, Siroh Nabawiyah, Bahasa Arab dan Kemuhammadiyahan.

b.      Kurikulum Nasional, meliputi: Implementasi PP No 19 Tahun 2008 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Kurikulum KTSP.

c.       Program Khusus, meliputi: Qiro’atul Qur’an, Tahfidzul Qur’an, Ulumul Qur’an/ Hadits, Muhadatsah, Fiqih Wanita, Tarbiyatul Aulad, Penerapan 2 bahasa asing (arab dan inggris).

 

2. Program Unggulan

a.       Tahfidzhul Qur’an

Program ini bertujuan untuk mencapai target lulusan yang mampu menghafal Al-Qur’an 1 Juz/Tahunnya, kelulusan siswa minimal akan mempunyai hafalan 3 Juz dengan bacaan sesuai tajwid yang baik dan benar.

b.      Islamic Life Skill

Membiasakan siswa dalam melaksanakan amal ibadah harian agar menjadi kesadaran yang tidak hanya dikerjakan di sekolah tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

c.       Halaqoh/ Mentoring

Pertemuan rutin yang tergabung dalam beberapa kelompok dengan seorang Murobbi/yah dengan sistem manajemen EQ dan ESQ sebagai dasar untuk mengembangkan potensi spiritual diharapkan siswa mampu menyelesaikan permasalahan (problem solving) yang dihadapi baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari

d.      Teknologi Informatika dan Komputer

Menjadikan komputer sebagai alat pembelajaran interaktif. Melalui penggunaan teknologi informatika diharapkan dapat memperluas pengetahuan siswa dan mempermudah dalam belajar.

e.       Kunjungan Ilmiyah siswa (Outing Class)

Pembelajaran siswa di luar kelas dapat menambah pengetahuan dan pengalaman siswa dalam belajar, dapat diadakan di pusat pembelajaran seperti pondok pesantren, pusat penelitian, ataupun perguruan tinggi.

f.        Arabic dan English club

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan dua bahasa asing, adapun masa orientasi siswa dalam perbendaharaan kosa kata selama enam bulan, selanjutnya Arabic dan English Club akan dilaksanakan secara aktif dan komunikatif setiap 1 bulan sekali agar dapat digunakan dalam percakapan sehari-hari.

 

3. Target Kelulusan

Dengan adanya program khusus dan unggulan, maka target kelulusan yang ingin dicapai adalah:

a.       Kognitif

  • Siswa memperoleh ketuntasan belajar dalam setiap materi
  • Siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar
  • Siswa mampu menghafal Al-Qur’an minimal 3 Juz dalam 3 tahun
  • Siswa mampu menghafal hadits dan do’a harian

b.      Afektif

  • Siswa bersikap santun terhadap guru, orang tua dan masyarakat
  • Siswa terbiasa dengan suasana islami dan mampu mengkondisikan lingkungan
  • Siswa mampu bekerja sama dan memiliki rasa ukhuwah islamiyah

c.       Psikomotorik

  • Siswa mampu memahami peran penting wanita dalam kehidupan sehari-hari
  • Siswa mampu berkomunikasi dan menyampaikan pikiran dengan bahasa yang baik
  • Siswa terbiasa dengan penuh kesadaran melakukan ibadah harian wajib dan sunnah
Iklan

SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri

A. Pengertian dan Latar Belakang

Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi Pekerti Luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Pendidikan Nasional mampu menumbuhkan dan memperdalam rasa cinta tanah air, mempertebal semangat kebangsaan dan rasa kesetiakawanan sosial. Sejalan dengan itu, dikembangkan iklim belajar-mengajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya pada diri sendiri serta sikap dan perilaku yang Inovatif dan Kreatif. Dengan demikian, Pendidikan Nasional akan mewujudkan manusia pembangun yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

Dalam upaya mencapai tujuan Pendidikan Nasional tersebut, sekolah merupakan wadah atau tempat berlangsungnya secara sadar dan terencana proses pendidikan bagi anak didik. Keberhasilan proses pendidikan khususnya di sekolah yang merupakan bagian dari sistem Pendidikan Nasional sangat ditentukan oleh proses pengelolaan pendidikan di sekolah.

Upaya-upaya pengelolaan sekolah meliputi berbagai komponen Sekolah, antara lain:

1.      Pelaksanaan Kurikulum

2.      Peningkatan kualitas dan kuantitas guru serta peserta didik dalam rangka usaha peningkatan pendidikan

3.      Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana-prasarana pendidikan guna pemerataan pelayanan pendidikan yang lebih maksimal.

4.      Pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar yang meliputi kegiatan kurikuler dan  ekstrakurikuler.

5.      Pemeliharaan dan pemantapan hubungan sekolah dengan masyarakat.

Keberhasilan Sekolah dalam pengelolaan dan pelayanan administrasi ini dipengaruhi oleh:

1.      Pemahaman personil sekolah terhadap komponen pendidikan.

2.      Kemampuan personil sekolah dalam mengelola komponen pendidikan.

3.      Adanya upaya personil sekolah untuk mendayagunakan semua sarana dan prasarana di Sekolah guna menunjang pelaksanaan kegiatan pendidikan.

SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri mengembangkan berbagai inovasi program dan metodologi pembelajaran sesuai dengan tuntutan zaman, hadir membantu peserta didik memasuki masa remaja awal secara kaffah, meningkatkan kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual guna mewujudkan generasi islam yang tetap beribadah dan beraqidah serta mempunyai akhlaq yang karimah, dengan menggunakan kurikulum nasional berbasis syari’ah diharapkan siswa terbiasa dengan suasana lingkungan islami.

Program Kerja Tahunan merupakan penjabaran dari rencana Induk Pengembangan Sekolah berupa jadwal kegiatan dalam satu tahun, baik pekerjaan rutin maupun perbaikan dan pengembangan Sekolah. Oleh karena itu, ketertiban semua personil sekolah mempunyai kontribusi besar untuk mewujudkan Program kegiatan ini, sehingga dalam pelaksanaan Program Kerja SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri Tahun Pelajaran 2010/2011 dapat berjalan dengan baik, lancar serta mencapai sasaran dan tujuan yang hendak dicapai.

Kegiatan penyelenggaraan pendidikan dalam pengelolaan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri, meliputi:

a.       Umum, meliputi bidang keorganisasian, termasuk surat-surat keputusan, peraturan-peraturan, petunjuk pelaksanaan teknis, struktur organisasi vertikal maupun horizontal.

b.      Kurikulum, meliputi masalah teknis edukatif/ kegiatan belajar-mengajar.

c.       Ketenagaaan, meliputi guru, tenaga tata usaha, pelayan siswa seperti pengelolaan laboratorium, perpustakaan, BP/BK, dan sebagainya.

d.      Ketatausahaan, meliputi surat-surat, pengembangan pegawai, administrasi kesiswaan, pengarsipan, dan sebagainya.

e.       Sarana dan Prasarana, meliputi gedung dan alat-alat yang digunakan untuk administrasi kegiatan belajar-mengajar.

f.        Pembiayaan, meliputi sumber dana dan bantuan lainnya.

g.       Kesiswaan, meliputi kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler seperti: OSIS, Hizbul Wathon (HW), Halaqoh, Arabic dan English Club, Pesantren Kilat, BTQ, Tahfidzul Qur’an, Kaligrafi, Tilawatil Qur’an dan sebagainya.

h.       Hubungan dengan masyarakat, meliputi komunikasi dengan masyarakat, Dewan Sekolah, dan Intansi-intansi kaitannya dengan sekolah.

i.         Pengawasan dan Evaluasi, dikenal dengan istilah Pengawasan Melekat (Pengawasan Langsung/ Built ON Control) yang meliputi keuangan, kerja Tata Usaha, Efektivitas penggunaan sarana, Efisiensi kegiatan guru dan sebagainya.

B. Landasan Kerja

Yang menjadi dasar dalam penyusunan Program Kerja SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri Tahun Pelajaran 2010/ 2011 adalah:

1.      Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 054/U/1993 tentang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.

2.      Kebijakan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah.

3.      Kebijakan Sekolah dan Dewan Sekolah SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.

 

C. Tujuan

Tujuan yang hendak dicapai dengan penyusunan Program Kerja Tahunan ini, antara lain:

1.      Memberikan petunjuk pelaksanaan kegiatan sekolah dalam satu tahun.

2.      Memudahkan pelaksanaan supervise dan evaluasi guna perbaikan dan pengembangan untuk tahun-tahun berikutnya.

3.      Kegiatan lebih terarah dan dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif mungkin.

 

D. Ruang Lingkup Program

Program Kerja SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Program Bina Unggul Putri Tahun Pelajaran 2010/2011, meliputi:

1.      Umum

2.      Kurikulum

3.      Ketenagaan

4.      Ketatausahaan

5.      Sarana dan Prasarana

6.      Pembiayaan

7.      Kesiswaan

8.      Hubungan dengan Masyarakat

9.      Pengawasan dan Evaluasi

 

Organisasi Sekolah

Struktur organisasi SMP Muhammadiyah 8 Program Bina Unggul Putri dapat digambarkan sebagai berikut:

organisasi

organisasi

Kesiswaan

Kegiatan kesiswaan meliputi:
1.  Kegiatan Belajar Mengajar
a. Indoor (dalam ruangan)
b. Outing Class (luar ruangan)
2.  Ekstra Kurikuler
a. Kaligrafi
b. Tilawatil Qur’an
c. MC
d. Tata Boga
e. KIR
f. Tapak Suci

3. Program Unggulan
a. Tahfidzhul Qur’an
b. Islamic Life Skill
c. Halaqoh/ Mentoring
d. Teknologi Informatika dan Komputer
e. Kunjungan Ilmiyah siswa
f. Arabic dan English club

Pembiayaan

Pembiayaan mencakup pengaturan penerimaan uang, yang meliputi :

  1. Bantuan Yayasan
  2. Donatur
  3. Bantuan – bantuan lain

Sarana dan Prasarana

SARANA DAN PRASARANA

1.  Ruang kelas

  • Kursi guru = 2 buah
  • Kursi siswa = 11 buah
  • Meja guru = 2 buah
  • Meja siswa = 6 buah
  • Papan tulis = 2 buah

 

2.  Ruang kantor

  • Kursi kepala sekolah = 1 buah
  • Kursi kerja = 1 buah
  • Kursi guru = 4 buah
  • Meja kepala sekolah = 1 buah
  • Meja kerja = 2 buah
  • Papan piket = 1 buah
  • Papan jadwal = 1 buah
  • Komputer = 1 buah
  • Printer = 1 buah

3.  Mushola = 1 ruang
4.  Toilet = 2 ruang

Ketenagaan

Ketenagaan merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan Proses belajar-mengajar meliputi:

1.  Tenaga Guru dan Guru BP / BK

Guru bidang studi = 5 Orang
Guru BP/BK = – Orang

2.  Tenaga tata usaha / pembantu pelaksana

Tenaga TU tetap = 2 Orang

Data Guru:

  1. Drs. Sumar (GTY/ S1/ Akutansi/ Mengajar IPS Ekonomi/ Agama)
  2. Dzulkifli (KONTRAK/ D3/ Mu’allimin/ Mengajar Agama)
  3. Rela Setiyani S.Pd. (DPK/ S1/ Biologi/ Mengajar Sains/ Agama)
  4. Warsiningsih, S.Pd (KONTRAK/ S1/ Fisika/ Mengajar Sains/ Matematika)
  5. Warsito, S.Pd (GTT/ S1/ Bahasa/ Mengajar bahasa Inggris)

 

%d blogger menyukai ini: